Media Inggris Sebut FIFA Standar Ganda: Coret Indonesia, tapi Takut dengan AS
Salah satu media Inggris, BBC, menulis dalam artikelnya dengan menyiratkan bahwa FIFA punya standar ganda.
www.sportcorner.id - Salah satu media Inggris, BBC, menulis dalam artikelnya dengan menyiratkan bahwa FIFA punya standar ganda.
Dalam artikelnya, BBC menyebut FIFA tak punya kuasa ketika Amerika Serikat melarang Iran masuk ke Negeri Paman Sam.
Pada akhirnya, Iran boleh tampil di Piala Dunia 2026 dengan syarat, setelah bertanding di Amerika Serikat, langsung pulang ke komplek latihan di Meksiko.
Artinya, Iran akan menjalani hari-hari melelahkan karena menempuh perjalanan dari Meksiko ke Amerika Serikat, dan kembali ke Meksiko usai bertanding.
Selain itu, Amerika Serikat juga melarang salah satu wasit yang akan tampil di Piala Dunia 2026, Omar Artan (Somalia) karena diduga terkait organisasi teror.
BBC menyebut, FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 tahun 2023 lalu ketika tak memberikan izin atlet Israel masuk.
Tapi, ketika Amerika Serikat mengambil langkah serupa, FIFA mengaku tak punya kuasa untuk ikut campur urusan suatu negara.
"Apakah menurut Anda wajar jika FIFA mendikte pemerintah Inggris siapa yang boleh masuk ke negara itu dan siapa yang tidak boleh masuk?" ujar Presiden FIFA, Gianni Infantino.
"Sayangnya, dunia kita, Anda tahu, adalah dunia yang sangat agresif, dan keamanan lebih penting daripada segalanya. Anda perlu menghormati keputusan yang diambil, dan ketika saya mengatakan untuk tenang, saya tidak bermaksud untuk tenang dan tidak melakukan apa pun," katanya.
"Kita perlu menghormati bahwa kita bukanlah raja dunia yang dapat memerintah pemerintah dan kepolisian. Kita adalah organisasi olahraga. Kita mencoba melakukan yang terbaik dengan sarana yang kita miliki," pungkasnya.

