Virgil van Dijk Kritik Aturan Water Break di Piala Dunia 2026
Penerapan aturan wajib water break di setiap pertandingan Piala Dunia oleh FIFA tidak sepenuhnya bebas kontroversi.
www.sportcorner.id - Penerapan aturan wajib water break di setiap pertandingan Piala Dunia oleh FIFA tidak sepenuhnya bebas kontroversi.
Kapten Belanda, Virgil van Dijk memberikan penilaian jujurnya, dan apa yang diucapkannya kurang positif.
"Jeda minum air itu menarik. Setiap kali jeda iklan agak tidak terlalu saya sukai. Saya pikir bagi penonton netral di TV itu juga tidak bagus," ujarnya, dikutip dari Sky Sports, Selasa (16/6/2026).
Praktik mewajibkan jeda minum air untuk pertandingan yang dimainkan di dalam ruangan, di mana suhu diatur, telah menuai beberapa kritik di tempat lain, begitu pula kegunaan jeda tersebut untuk menayangkan iklan selama siaran.
Van Dijk tidak diragukan lagi masih merasa kecewa dengan hasil imbang 2-2 timnya melawan Jepang pada hari Minggu, ketika timnya dua kali unggul di babak kedua tapi gagal menang.
Gol Crysencio Summerville pada menit ke-64 memberi Belanda keunggulan 2-1 beberapa menit sebelum jeda minum di babak kedua, setelah itu kedua tim tidak mencetak gol selama 20 menit berikutnya.
Jeda minum itu terjadi meskipun pertandingan dimainkan di stadion beratap di Arlington, Texas. Jepang akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-89.
Namun van Dijk, yang mencetak gol pertama timnya, berhati-hati untuk mengakui bahwa meningkatkan hidrasi selama kondisi panas adalah upaya yang bermanfaat. Ia hanya melihat situasi ini sebagai sesuatu yang rumit.
"Jika cuacanya sangat panas, jelas bagus untuk memberikan jeda minum. Saya pikir Anda harus melihatnya di setiap pertandingan secara terpisah. Tapi saya rasa saya sudah cukup bicara," pungkasnya.




