Syakir Sulaiman Sudah 2 Tahun Jual Narkoba, Alasan Kesulitan Ekonomi

Mantan pemain Timnas Indonesia U-23, Syakir Sulaiman mengaku kondisi ekonomi jadi alasan menjual obat terlarang.

Share:
article
Syakir Sulaiman Jual Narkoba Gegara Masalah Ekonomi (Foto: Instagram Syakir Sulaiman)
Sportainment
Syakir Sulaiman Jual Narkoba Gegara Masalah Ekonomi (Foto: Instagram Syakir Sulaiman)

www.sportcorner.id - Mantan pemain Timnas Indonesia U-23, Syakir Sulaiman mengaku kondisi ekonomi jadi alasan menjual obat terlarang.

Syakir ditangkap di Cianjur oleh kepolisian Resor Ciarnjur, Jawa Barat, pada Selasa (5/11/2024) malam WIB.

Mantan pemain Timnas U-23 itu tertangkap tangan memiliki 2.700 butir obat terlarang.

"Kami langsung melakukan pendalaman dan menyebar anggota untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sudah tinggal di Cianjur sejak beberapa tahun terakhir," ujar Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, dikutip dari Antara, Rabu (6/11/2024).

"Tidak ada perlawanan saat ditangkap dan pelaku dibawa ke Polres Cianjur," katanya.

Kabar ini cukup mengejutkan. Syakir sudah tak lagi menjadi pesepakbola setelah memutuskan gantung sepatu di tahun 2019.

[Baca Juga: Jadwal Drawing Piala Asia U-20 2025: Indonesia Bisa Segrup Jepang dan Korea]

Alasan kesulitan ekonomi menjadi penyebab Syakir Sulaiman memutuskan menjual barang haram tersebut.

"Terkait pelaku mendapatkan ribuan obat-obatan keras tertentu tersebut hingga saat ini masih dalam pendalaman penyidik. Pelaku juga sudah mejual obat-obatan itu hampir dua tahun," ucapnya.

Gegara perbuatannya, Syakir Sulaiman terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.


Baca Juga

KDM Serahkan Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Bandung

Kevin Keegan Mengidap Kanker Stadium Empat

PUMA Perkenalkan Bola Resmi untuk LALLIGA 2026/2027

Daftar Pemenang Penghargaan Individu LALIGA 2025/2026

Persib Berduka, Ibu Bojan Hodak Meninggal Dunia

10 Gol El Clasico Paling Ikonis

Persija Gelar Aksi Donor Darah

Garuda Official Store Hadir di Blok M Hub

Kisah Ni Nengah Widiasih Buka Usaha Kuliner di Bali