Menpora Dukung FPTI Lapor Polisi soal Dugaan Pelecehan dan Kekerasan Atlet

Menpora mendukung langkah FPTI dampingi dan fasilitasi lima korban untuk melaporkan kasus ini ke Mabes Polri.

Share:
article
Olahraga

"Kami di Kemenpora mendorong seluruh federasi olahraga, pelatih, pengurus, serta komunitas olahraga untuk bersama-sama membangun budaya yang menjunjung tinggi integritas, penghormatan terhadap martabat manusia, dan perlindungan terhadap atlet, sehingga tercipta ekosistem olahraga yang bebas dari kekerasan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum FPTI Yenny Wahid menyampaikan upaya laporan kasus ke kepolisian saat menghadiri konferensi pers pengenalan tim pelatnas panjat tebing menuju Asian Games 2026 pada Rabu (4/3) kemarin.

Yenny Wahid juga memberikan apresiasi terhadap keberanian yang ditunjukkan kelima atlet tersebut dalam mengungkap kekerasan fisik dan seksual yang mereka alami.

Ia menilai langkah para korban untuk berbicara dan membawa persoalan ini ke jalur hukum menunjukkan komitmen untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.  

"Kalau FPTI secara organisasi tidak bisa melaporkan, tetapi kami membantu mencarikan pengacara untuk para korban yang mau melapor ke polisi," kata Yenny Wahid.

Yenny Wahid juga menegaskan bahwa federasi akan berupaya maksimal untuk menjaga hak-hak serta privasi para atlet yang menjadi korban dalam kasus tersebut.

Selain itu, FPTI turut berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang tengah dijalankan oleh tim pengacara para korban.


Baca Juga

PB FAJI akan Tinjau Venue PON 2028 awal Juni

Kapan Megawati Hangestri Terbang ke Korea Selatan?

Profil Hyundai Hillstate, Klub Baru Megawati Hangestri

Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate?

Desak Made Raih Medali Perunggu di Speed World Climbing

Indonesia-Brunei Perkuat Kolaborasi Pencak Silat