Perbedaan JIS dan GBK: Kapasitas, Jenis Rumput, dan Biaya Pembangunan

Berikut perbedaan antara Jakarta International Stadium (JIS) dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Share:
article
Bola

[Baca juga: Fakta-fakta Menarik Final Piala Asia 2023 antara Yordania vs Qatar]

Jenis rumput

Awalnya JIS menggunakan jenis rumput hybrid atau hibrida. Jenis rumput itu merupakan perpaduan antara rumput sintetis dengan rumput alami.

Jenis rumput tersebut juga lazim digunakan oleh banyak stadion klub-klub di Eropa.

Namun, rumput JIS kemudian diganti menyusul gelaran Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.

Kini, JIS menggunakan jenis rumput Zoysia Matrella. Jenis rumput ini juga dikenal dengan rumput Manila.

Jenis rumput ini juga lazim digunakan di lapangan golf di Asia, Eropa, dan Amerika.

[Baca juga: Fans Mau Ronaldo Dideportasi usai Gosok Jersey Al Hilal ke Kemaluannya]

SUGBK sendiri lebih dulu menggunakan jenis rumput Zoysia Matrella sebelum JIS.

Jenis rumput tersebut sudah digunakan SUGBK sejak 2018 silam pada gelaran Asian Games 2018.

Biaya pembangunan

Biaya pembangunan JIS disebut mencapai Rp4,5 triliun dengan sumber pembiayaan dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat.


Baca Juga

Persijap Perpanjang Kontrak Pelatih Mario Lemos

Ze Gomes Pelatih Baru Madura United

Janji Shin Tae-yong untuk Pemain Muda

Fabio Lefundes Berpisah dengan Borneo FC

Ole Romeny/Foto: Timnas Indonesia

Keganasan Ole Romeny saat Bermain di SUGBK