Dibandingkan dengan STY, Gerald Vanenburg: Dia Punya Privilege

Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Gerald Vanenburg, buka suara soal perbandingan dirinya dengan Shin Tae-yong.

Share:
article
Shin tae-yong / Instagram STY
Bola
Shin tae-yong / Instagram STY

Selain kualitas individu yang mumpuni, STY juga mendapat durasi pemusatan latihan (TC) yang jauh lebih panjang.

“Kalau kami hanya punya waktu persiapan lima hari, Shin Tae-yong bisa memimpin pemusatan latihan hingga dua sampai tiga bulan. Itu perbedaan besar. Jadi sulit kalau harus dibandingkan,” jelas Vanenburg.

Selain faktor waktu persiapan, Vanenburg menyoroti minimnya menit bermain pemain U-23 di klub. Banyak pemain muda Indonesia jarang mendapat kesempatan tampil reguler, sehingga kesulitan menunjukkan performa maksimal di level internasional.

Hal ini yang menurutnya menjadi faktor utama kegagalan Garuda Muda di kualifikasi.

“Bukan hanya Rafael Struick, tapi hampir semua pemain mengalami hal serupa. Tanpa jam terbang yang konsisten di klub, performa di timnas pasti terpengaruh,” tegas Vanenburg.

Baca juga: Gerald Vanenburg Desak TC Jangka Panjang Jika Ingin Emas SEA Games

Sebagai perbandingan, Shin Tae-yong sukses menorehkan prestasi bersejarah bersama Indonesia U-23 pada Piala Asia U-23 2024 di Qatar.

Indonesia lolos ke putaran final setelah mengalahkan Turkmenistan dan Taiwan di babak kualifikasi. Di fase grup, Garuda Muda finis sebagai runner-up di bawah tuan rumah Qatar.

Kejutan besar terjadi di perempat final saat Indonesia menyingkirkan Korea Selatan lewat drama adu penalti.


Baca Juga

Persijap Perpanjang Kontrak Pelatih Mario Lemos

Ze Gomes Pelatih Baru Madura United

Janji Shin Tae-yong untuk Pemain Muda

Fabio Lefundes Berpisah dengan Borneo FC

Ole Romeny/Foto: Timnas Indonesia

Keganasan Ole Romeny saat Bermain di SUGBK