Rekam Jejak Kepemilikan Madura United oleh Achsanul Qosasi yang Kini Jadi Tersangka Korupsi BTS

Achanul Qosasih membeli lisensi Persipasi Bekasi pada 2016, dan kemudian berganti nama Madura United sampai sekarang.

Share:
article
Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasih
Bola
Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasih

Pada musim 2010-2012, nama klub berganti lagi menjadi Pelita Jaya Karawang usai pindah homebase ke Karawang.

Akuisisi klub terjadi pada 2012-2015 saat seorang pengusaha bernama Ari D Sutedi membeli seluruh saham Pelita Jaya dan mengubah namanya menjadi Pelita Bandung Raya (PBR).

Homebase klub kembali pindah ke Bandung.

Status PBR disandang klub selama dua musim, tepatnya pada 2013-2014 dan 2014-2015.

Pada 2015, Indonesia mendapat sanksi FIFA yang berdampak ke terhentinya kompetisi.

Di tengah ketidakjelasan kapan dimulainya kembali kompetisi, manajemen klub memilih menjual lisensi ke Pemkot Bekasi.

Setelah bertahan selama 28 tahun dan bergonta-ganti nama dan berpindah-pindah homebase, nama "Pelita" menghilang sepenuhnya saat klub berganti nama menjadi Persipasi Bekasi pada tahun 2015. Kandangnya pun berpindah ke Stadion Patriot.

Pada tahun 2016, FIFA menghentikan sanksinya pada Indonesia yang berdampak dimulainya kembali kompetisi secara nasional.

Saat itulah, Achsanul Qosasi membeli lisensi Persipasi Bekasi dan mengubah nama klub menjadi Madura United.

Homebase klub pun kembali pindah ke Madura dan terus bertahan hinggga saat ini, setidaknya sampai sebelum Achsanul Qosasi terjerat kasus hukum.
 


Baca Juga

Persijap Perpanjang Kontrak Pelatih Mario Lemos

Ze Gomes Pelatih Baru Madura United

Janji Shin Tae-yong untuk Pemain Muda

Fabio Lefundes Berpisah dengan Borneo FC

Ole Romeny/Foto: Timnas Indonesia

Keganasan Ole Romeny saat Bermain di SUGBK

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner/Instagram

John Herdman Beberkan Kondisi Hubner, Main Lawan Mozambik?

Target Mozambik Saat Lawan Timnas Indonesia