Polytron Indonesia Open 2026: Istora Kembali Bergairah dan Jadi Barometer Dunia

Ada sesuatu yang jauh berbeda dalam turnamen Polytron Indonesia Open 2026, 2-7 Juni di Istora Gelora Bung Karno, Senayan.

Share:
article
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Runner-Up Polytron Indonesia Open 2026/Foto: PBSI
Bulutangkis
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Runner-Up Polytron Indonesia Open 2026/Foto: PBSI

Secara keseluruhan, atlet-atlet muda dunia unjuk gigi di Polytron Indonesia Open 2026. Contohnya di tunggal putra. Ada Alex Lanier (Prancis), Ayush Shetty (India), hingga Victor Lai (Kanada).

Bahkan, Victor Lai yang baru berusia 21 tahun, berhasil menjadi juara Polytron Indonesia Open 2026 dengan mengalahkan Jonatan Christie.

Hebatnya lagi, ini menjadi gelar turnamen BWF World Tour pertamanya dan langsung di level Super 1000. Dia mengaku banyak belajar dari legenda-legenda bulutangkis dunia.

"Saat menonton bulutangkis pertama kali, saya melihat Taufik Hidayat, Lee Chong Wei, dan Lin Dan. Mereka semuanya adalah idola saya. Saat sedikit lebih tua, saya menikmati menonton Jonatan dan Anthony Ginting," ujarnya.
 


Baca Juga

Sabar/Reza Runner-up Australia Open 2026

Alwi Farhan Juara Australia Open 2026

Ana/Trias Runner-up Australia Open 2026

Hasil Australia Open 2026: Ubed Tembus Semifinal

Candra Wijaya Kembali Gelar Turnamen Khusus Ganda